Indonesia Darurat Narkoba



kimkanuruhan.com - Hari ini, 11 Maret 2015, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang mengadakan dialog interaktif tentang bahaya narkoba. Acara yang diadakan di Hotel Trio Indah 2 ini, bertema "Kreatif Berkarya tanpa NAPZA". Dinas Kominfo Kota Malang mengundang elemen mahasiswa dari berbagai Universitas di Kota Malang dan Kelompok Informasi Masyarakat se-Kota Malang.

Dinas Kominfo Kota Malang mengundang BNN untuk menjelaskan bahaya dari penggunaan narkoba. Dinas Kominfo Kota Malang juga mengundang salah satu mantan pengguna NAPZA ( Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif ) untuk menceritakan kehidupannya pra dan pasca penggunaannya. Beliau menceritakan bahwa dampak dari NAPZA tidak hanya oleh pengguna, tapi keluarga dan teman. Pengguna menggunakan segala cara untuk mendapatkan uang untuk membeli NAPZA. Tindakan pencurian, asusila, dll dapat menjadi dampak negatif dari NAPZA. Adapun materinya : Indonesia Darurat Narkoba.

Untuk menyembuhkan para pengguna, selain rehabilitasi, diperlukan juga tindakan memanusiakan para pengguna agar secara mental mereka dengan kesadaran pribadi mampu untuk menghentikan ketergantungannya kepada NAPZA. Bantuan secara moral dari keluarga dan masyarakat perlu dilakukan untuk merangkul kembali mantan pengguna agar dapat menjalani hidup baru yang lebih baik agar dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara. Karena tindakan paling berpengaruh untuk memotong bahaya NAPZA adalah mencegah melalui pendidikan keluarga, daripada mengobati.

Dengan semakin meningkatnya peredaran dan penggunaan NAPZA yang lebih dominan pada usia produktif, Indonesia memang saat ini mengalami darurat narkoba. Tindakan tegas wajib dilakukan Pemerintah, terutama bagi pengedar. Dengan menjalankan hukuman mati, tanpa dapat dipengaruhi oleh negara lain, akan semakin membuat efek jera pada pengedar NAPZA.
Previous
Next Post »

2 komentar

Click here for komentar