Penanaman Cita-Cita Bisnis ?

kimkanuruhan, wirausaha, sahabat, muhammad, tahu, islam, dunia, madinah, sejarah, muslim, fase, makkah, faktor, pertemuan, cita cita, rasulullah, pondasi, kualitas, sedikit, banyak, bangun, pemenang, pecundang, gerak, arah, pelajaran, peradaban, perkembangan, global, presiden


Pemateri selanjutnya dalam 3rd Gebyar Wirausaha adalah Abah Iwan. Presiden Genpro pusat ini, memberikan gambaran global mengenai sejarah perkembangan peradaban dunia Islam yang patut kita ketahui. Dengan mengenal sejarah, tentunya kita dapat mengambil pelajaran agar arah gerak kita tidak meniru sejarah pecundang, tetapi meniru sejarah para pemenang.


kimkanuruhan, wirausaha, sahabat, muhammad, tahu, islam, dunia, madinah, sejarah, muslim, fase, makkah, faktor, pertemuan, cita cita, rasulullah, pondasi, kualitas, sedikit, banyak, bangun, pemenang, pecundang, gerak, arah, pelajaran, peradaban, perkembangan, global, presiden

Sejarah telah mencatat, bahwa peradaban Islam yang gilang gemilang ini tidak dibangun dari banyaknya orang, tapi dari sedikit orang tapi kualitasnya mengalahkan seribu orang. Dimulai dari pengkaderan beberapa sahabat oleh Rasulullah Muhammad saw melalui pertemuan rutin, lalu berkembang menjadi ratusan dan ribuan di fase Madinah dan puluhan ribu di fase setelah fathu makkah. Kemudian berkembang menjadi ratusan ribu, jutaan, dan milyaran Muslim sampai saat ini. Kira-kira apa yang menjadi faktor pengali tersebut ?


kimkanuruhan, wirausaha, sahabat, muhammad, tahu, islam, dunia, madinah, sejarah, muslim, fase, makkah, faktor, pertemuan, cita cita, rasulullah, pondasi, kualitas, sedikit, banyak, bangun, pemenang, pecundang, gerak, arah, pelajaran, peradaban, perkembangan, global, presiden

Ingat ! Jumlah yang banyak tidak serta-merta menjamin keberhasilan, tetapi cita-cita dan peganganlah yang lebih dibutuhkan dalam suatu keberhasilan yang kontinu. Cita-cita yang diturunkan kepada generasi selanjutnya, disertai pegangan yang baik berupa pondasi yang kokoh dari al qur'an dan sunnah akan menjadi kunci kemenangan yang berkelanjutan. Bisa jadi kemenangan itu tidak kita raih pada masa kita, tetapi pada anak cucu kita yang telah kita bekali cita-cita dan pegangan itu.







Previous
Next Post »